Salah satu
bagian dari sistem pencernaan yang sangat penting adalah usus. Bagaimana tidak,
di usus inilah sari-sari makanan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh
diserap. Jika usus mengalami masalah, maka penyerapan nutrisi makanan juga
bermasalah dan akan berimbas langsung pada tubuh. Karena alasan inilah kita
harus lebih baik dalam menjaga kesehatannya. Lantas, apa sajakah yang bisa kita
lakukan untuk menjaga kesehatan usus?
1.
Makan dengan porsi kecil namun sering
Tindakan
mengonsumsi makanan secara langsung dengan jumlah yang besar bisa membuat usus
bekerja dengan keras. Akibatnya kinerja usus pun bisa terganggu. Sehingga
sebaiknya Anda mengonsumsi makanan dengan porsi kecil dan ulangi jika Anda
masih terasa lapar. Serta jangan lupa untuk selalu minum air agar sirkulasi
makanan Anda lancar.
2.
Konsumsi makanan segar
Makanan segar
yang rendah zat pengawet berperan besar dalam menjaga kesehatan usus. Oleh
karenanya pastikan bahwa menu makanan Anda didominasi oleh makanan segar yang
tinggi akan serat.
3.
Tidak stress
Ketika Anda
mengalami stress, tubuh akan mengeluarkan berbagai jenis hormon untuk merespon
stress yang terjadi, seperti meningkatkan adrenalin dan sistem imun
mengeluarkan sitokin yaitu zat untuk menangani peradangan. Jika stress terus
terjadi maka sistem kekebalan tubuh akan terus mengirimkan sinyal peradangan ke
seluruh bagian tubuh, termasuk bakteri baik. Pada keadaan normal, bakteri baik
bersama sistem kekebalan tubuh akan menjaga dan melawan semua benda asing yang
masuk ke dalam tubuh. Namun ketika sinyal peradangan terus diterima oleh
bakteri baik, ini dapat mengganggu fungsi dan bahkan jumlahnya di dalam usus.
4.
Tidur
yang cukup
Jumlah bakteri
yang ada di dalam tubuh sangat mudah berubah, dan salah satunya disebabkan
karena kekurangan tidur. Ketika tidur, bakteri yang ada dengan alami akan
memperbanyak atau memproduksi dirinya sendiri. Namun memang belum jelas
hubungan antara keduanya. Para ahli memiliki hipotesis bahwa bakteri
berhubungan dengan sirkulasi darah, mengatur jantung, mengatur siklus tidur,
serta mempengaruhi hormon yang berfungsi untuk mengontrol waktu tidur. Saat
tubuh tidak cukup tidur, maka hormon akan terganggu dan ritme sirkulasi tidak
normal. Hal inilah yang mempengaruhi bakteri baik dalam tubuh.
5.
Varian
teh
Kefir adalah sejenis
tanaman yang dapat dijadikan minuman teh. Seperti yogurt, kefir merupakan
produk yang difermentasi yang mengandung oligosaccharides, karbohidrat kompleks
yang menjadi makanan untuk bakteri baik
serta menjaga mikroorganisme kecil untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu ada teh
kombucha, teh manis yang difermentasi menggunakan kandungan berupa gelatin yang
bernama kombucha, kedua teh ini dapat membersihkan usus dari kuman dan bakteri.
6.
Air putih
Nah, yang satu
ini wajib hukumnya. Usus yang dehidrasi secara terus-menerus dapat menyebabkan
sembelit, kondisi yang akan menyebabkan penumpukan racun dalam usus besar.
Inilah sebabnya mengapa pentingnya minum air putih yang cukup.
7.
Membiasakan Mengunyah Makanan Lebih Lama
Tahukah Anda
apabila lambung bekerja terlalu berat dalam proses mencerna makanan yang kita
konsumsi maka dapat menyebabkan dinding organ tersebut terlalu sering
bergesekan. Akibatnya maka bagian dinding lambung bisa terluka. Untuk mencegah
hal tersebut, maka para ahli kesehatan sangat menganjurkan agar kita lebih lama
pada saat mengunyah makanan. Biarkan hingga tekstur makanan yang nantinya
diserap tubuh menjadi lebih lembut. Selain itu, dengan mengunyah makanan lebih
lama maka makanan tersebut akan dapat dinetralkan oleh air liur kita, sehingga
nantinya tidak akan berdampak pada peningkatan asam lambung pada saat makanan
tersebut dicerna oleh lambung. Makan terlalu cepat juga bisa menyebabkan sering
bersendawa dan cegukan terus menerus.
8.
Konsumsi
Buah Alpukat
Buah alpukat juga
tidak kalah manfaatnya dengan buah apel. Buah yang kaya akan asam folat ini
ternyata dapat membantu membersihkan usus yang kotor. Vitamin E dan juga lemak
baik yang terdapat di dalam alpukat juga dapat membantu membersihkan kotoran
pada usus. Selain itu, alpukat mengandung serat yang tinggi untuk menjaga
kesehatan usus.
9.
Bawang
putih
Bawang putih
kaya inulin yang membantu produksi bakteri baik di usus, dan itu adalah
prebiotik yang efektif. Bawang putih juga mengandung vitamin B-6, mangan, dan
vitamin C. Konsumsi 2 siung bawang putih mentah setiap hari untuk usus yang
sehat.
10.
Konsumsi obat herbal
Mengonsumsi obat
herbal sangat lah dianjurkan bagi kita yang ingin senantiasa sehat. Mengkonsumsi
herbal seperti S.LUTENA adalah langkah awal untuk menunjang kesehatan kita terutama
pada usus. Slutena merupakan obat herbal jepang yang sudah dipercaya
bertahun-tahun untuk menjaga kesehatan. Slutena ini berbahan dasar
sayur-sayuran berwarna terang dan berdaun hijau gelap yang mengandung 6
karotenoid yang sangat baik untuk sistem pencernaan dan mencegah terjadinya
kanker pada usus dan yang terpenting tidak memiliki efek samping.
Untuk pemesanan
dan konsultasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Tlpn/wa : 0856.9281.9898
Trims..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar